Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

Monday, February 04, 2013

Terapi Dzikir

Dokter dari RS Satyanegara, Sunter, dr. Arman Yurisaldi Saleh, dalam penelitian ilmiahnya mengungkapkan bahwa Dzikir dapat menyehatkan. Ia membuktikan melalui penelitian terhadap pasien-pasienny¬a dimana pasien yang berdzikir sembuh lebih cepat dibanding yang tidak berzikir. Pasien yang mengalami gangguan alzheimer & stroke, akan membaik kondisinya setelah membiasakan dzikir dengan mengucapkan kalimat tauhid "Laa ilaaha illallah" dan kalimat istighfar "Astaghfirullah¬".
Menurutnya, ditinjau dari ilmu kedokteran kontemporer, pengucapan "Laa ilaaha illallah" dan "Astaghfirullah¬" dapat menghilangkan nyeri dan bisa menumbuhkan ketenangan serta kestabilan saraf bagi penderita. Sebab, dalam kedua bacaan dzikir tersebut terdapat huruf JAHR yang dapat mengeluarkan CO2 dari otak. Dalam kalimat "Laa ilaaha Illallah" terdapat huruf Jahr yang diulang tujuh kali, yaitu huruf "LAM", dan "Astaghfirullah¬" terdapat huruf "GHAYN, RA", dan dua buah "LAM" sehingga ada empat huruf Jahr yang harus dilafalkan keras sehingga kalimat dzikir tersebut mengeluarkan karbondioksida lebih banyak saat udara dihembuskan keluar mulut. Dan CO2 yang dikeluarkan oleh tubuh tidak mempengaruhi perubahan diameter pembuluh darah dalam otak. Sebab, bila proses pengeluaran CO2 kacau, maka CO2 yang ke luar juga kacau sehingga menyebabkan pembuluh darah di otak akan melebar berlebihan ketika kadar CO2 di dalam otak menurun. Dilihat dari tinjauan ilmu syaraf, terdapat hubungan yang erat antara pelafalan huruf (Makharij Al Huruf) pada bacaan dzikir dengan aliran darah pernapasan keluar yang mengandung zat CO2 (karbondioksida¬) dan proses yang rumit di dalam otak pada kondisi fisik atau psikis seseorang.
SUBHANALLAH ..!!

Wednesday, August 29, 2012

Melatih Otak kanan Dengan Jurus Prana sakti (?)

Jurus Prana sakti itu luar biasa sangat kaya, semua gerakan yang biasa digerakkan oleh gerak yang lazim digunakan orang yang dilatih untuk program therapi ada di jurus Prana sakti. selengkapnya..

Wednesday, July 18, 2012

Untuk pengetahuan --- Memahami penentuan awal bulan hijriyah

Bismillahirrahmanirrahim
 
Pada dasarnya, tak ada ayat al-qur’an yang menyinggung secara jelas dan spesifik atas metode penentuan awal bulan hijriyah. Yang ada hanyalah panduan umum untuk menggunakan matahari dan bulan sebagai patokan dalam mengetahui perputaran waktu (Al-‘Anam: 96, Yunus: 5, Ar-Rohman: 5). Ayat 185 surat Al-Baqoroh yang diduga sebagai landasan penetapan awal bulan Islam (khususnya bulan Ramadlan) sebenarnya sama sekali tidak menyinggung tentang metode penetuan awal bulan dalam Islam, hal ini sedikitnya karena empat alasan:
Pertama: Kata شهد dalam bahasa arab tidak mempunyai arti melihat, tetapi ada di tempat atau tidak bepergian, dan juga mengetahui. Sementara yang mempunyai arti melihat adalah شاهد dengan tambahan alif setelah syin. Bisa juga kata شهد berarti mengetahui, sehingga artinya mengetahui masuknya bulan Ramadlon.[1]
Kedua: Kalimat selanjutnya yaitu فمن كان منكم مريضا أو على سفر menjadi penguat atas kata شهد dengan arti hadir di tempat.[2]
Ketiga: Dan jika saja kata شهد diartikan dengan melihat, maka puasa Ramadan hanya wajib bagi orang yang melihat bulan saja, sedangkan yang lain tidak.[3]
Keempat: ال dalam kata الشهر berfungsi للمعهود السابق (penyebutan sesuatu yang telah lewat), sehingga maksud الشهر dalam ayat tersebut bukanlah bulan muda, melainkan bulan Ramadan.[4]
Oleh karena itu, metode penetapan awal bulan dalam Islam hanya didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW, bukan pada Al-Qur’an. Hadist-hadist shahih menetapkan bahwa dalam menentukan awal bulan Hijriyah, khususnya bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dengan salah satu dari tiga metode: pertama melihat hilal (ru’yatul hilal), kedua menyempurnakan bulan yang bersangkutan (ikmal), dan yang ketiga memperkirakan “keberadaan” hilal (dengan ilmu hisab/falak). Hanya saja cara yang terakhir ini masih dipertentangkan oleh para sarjana fiqih Islam.


mudah-mudahan bermanfaat,